Teori MINERAL

Mineral sangat penting di dalam fisiologi manusia. Mineral yang utama adalah diperlukan dengan jumlah banyak dalam bentuk Trace Mineral.  Walaupun Mineral hanya diperlukan sedikit jumlahnya, masih saja sangat penting bagi kesehatan manusia.

Peredaran darah dan sistem Limfatik menghubungkan semua sistem tubuh.  Air, Mineral dan Nutrisi, meresap pada dinding kapilari, dan memberikan Nutrisi pada sel-sel yang ada. Mineral Ionik yang mudah larut ini melahirkan tekanan Osmotik dan Elektro Magnetik yang memudahkan berbagai Nutrisi bertukar-tukar melalui kapiler dan dinding sel.

Mineral disebut sebagai Elektrolit, ia mengatur tekanan dan aktivitas elektrik diantara sel-sel, zat cair diluar sel dan pembuluh-pembuluh kapiker.  Elektrolit adalah Mineral yang terlarut, yang memiliki Ion Positif dan Ion Negatif;  Jasi seperti  MAGNET, mereka menarik atau menolak satu sama lain.

Elektrolit yang positif dan negatif ini harus berada dalam keseimbangan untuk mencapai kenetralan elektro di dalam setiap komponen zat cair. Tubuh manusia secara konstan mengalirkan, menghilangkan dan menggantikan mineralnya. Plasma darah dan cairan Limfatik adalah Air laut yang  essensial. Jadi jika Mineral yang ada di pedalaman laut tidak seimbang,  maka bermacam-macam masalah dapat terjadi seperti halnya tubuh manusia !

Mineral yang mudah larut ini penting bagi setiap tubuh manusia;  misalnya:  Komunikasi antara ujung syaraf dan otak dilakukan oleh denyutan Elektrik. Sel-sel syaraf sebenarnya tidak bersentuhan satu dengan yang lain, tapi Mineral yang mudah larut inilah  menjadi penghubung tenaga Elektrik, tanpa Mineral semua sistem syaraf akan gagal !

Mineral menghubungkan denyutan Elektrik kedalam dan keluar sel otot, yang sangat penting bagi penegangan dan peregangan. Jadi Elektrolit dapat menyebabkan prestasi yang cemerlang atau kegagalan yang parah.

Hasil penelitian menyatakan bahwa apabila Mineral yang manusia  suplai tidak mencukupi, maka tubuh manusia akan mengambil Mineral dari struktur tulang, untuk memastikan keseimbangan Mineral dalam zat cair tubuh.

Kelenjar, Hormon dan Enzim, menggunakan Mineral dalam struktur kimianya.  Iodine atau Yodium adalah contoh yang baik. Yodium digunakan kelenjar Tiroid dalam pembentukan Hormon. Kehilangan Yodium dapat menyebabkan Gondok. Apabila Yodium dalam tubuh cukup maka kekurangaan ini dapat diperbaiki.

Saluran Gastrousus menggunakan Air dan Elektrolit dalam jumlah yang besar setiap hari.  Jadi sebab utama hilangnya CAiran dan Elektrolit adalah karena Muntah, Diare, Berkeringat dan Buang Air kecil.

Penting untuk diingat adalah: Bahwa kondisi kesehatan tergantung oleh banyaknya CAiran dan Mineral yang digantikan setiap hari.

Mineral yang mudah larut ini erat kaitannya dengan kesehatan dan vitalitas setiap sistem di dalam tubuh manusia.

Satu hal yang menarik penulis adalah,  Tubuh manusia memiliki sistem Elektrik sendiri, Mineral dan Trace Mineral menjadi penghubung Sirkuit Elektrik ini.  Jadi karena tubuh manusia adalah Elektrik, maka manusia memiliki medan magnetnya sendiri.

Proses BIO-ELEKTRIK dapat memegang Kunci untuk membuka misteri beribu-ribu jenis penyakit, dan mungkin membuka rahasia tentang hidup itu sendiri. Kemanapun arah yang diambil dari penelitian ini, Aku yakin bahwa Mineral mempunyai peranan yang sangat penting sekali.

—ooOoo—

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s